SP Izin Gangguan

 Standar Pelayanan Izin Gangguan

 

NO.

KOMPONEN

URAIAN

1.

Dasar Hukum

a.          Undang-undang Nomor 25 Tahun 2009 tentang Pelayanan Publik;

b.          Undang-Undang Nomor 28 Tahun 2009 tentang Pajak Daerah dan Retribusi Daerah;

c.          Permendagri Nomor 27 Tahun 2009 tentang Pedoman Penetapan Izin Gangguan di Daerah;

d.          Peraturan Daerah Kota Metro Nomor 5 Tahun 2012 tentang Retribusi Perizinan Tertentu;

e.          Peraturan Walikota Nomor 06 Tahun 2017 tentang Pelimpahan Sebagian Kewenangan Walikota  di Bidang Perizinan Kepada Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu Kota Metro;

f.           Peraturan Walikota Nomor 30 Tahun 2012 tentang Tata Laksana Pemungutan Retribusi Izin Gangguan.

2.

Persyaratan Pelayanan

I.             Penerbitan Izin Gangguan Baru :

a.         Mengisi formulir permohonan sesuai dengan format yang telah disediakan dan ditandatangani diatas materai Rp 6.000,- (enam ribu rupiah);

b.       Pas photo 3 x 4 sebanyak 2 lembar (bagi usaha perorangan);

c.        Fotocopy Kartu Tanda Penduduk (KTP) bagi usaha perorangan atau akta pendirian bagi yang berbadan hukum;

d.       Fotocopy izin mendirikan bangunan (IMB) dan fotocopy surat kepemilikan tanah/status tanah atau surat perjanjian sewa menyewa/kontrak;

e.        Sket/gambar lokasi usaha;

f.          Persetujuan lingkungan tempat berdirinya usaha;

g.        Rekomendasi camat setempat;

h.       Menunjukkan semua dokumen persyaratan yang asli kepada petugas penerimaan berkas pada saat pengajuan permohonan

II.           Penerbitan perubahan Izin Gangguan yang disebabkan oleh pemindahan/perubahan lokasi usaha adalah sama dengan persyaratan penerbitan Izin Gangguan baru.

III.        Penerbitan Izin Gangguan yang disebabkan oleh penambahan/perubahan jenis usaha :

a.         Mengisi Formulir Permohonan sesuai dengan format yang telah disediakan dan ditandatangani diatas materai Rp 6.000,- (enam ribu rupiah);

b.        Asli izin gangguan yang lama;

c.         Pas photo 3 x 4 sebanyak 2 lembar (bagi usaha perorangan);

d.        Fotocopy Kartu Tanda Penduduk (KTP) bagi usaha perorangan atau akta pendirian bagi yang berbadan hukum;

e.         Persetujuan lingkungan tempat berdirinya usaha;

f.          Rekomendasi camat setempat;

g.         Menunjukkan semua dokumen persyaratan yang asli kepada petugas penerimaan berkas pada saat pengajuan permohonan penerbitan Izin Gangguan.

IV.        Berkas persyaratan perubahan Izin Gangguan yang disebabkan oleh penggantian/perubahan pemilik usaha adalah sebagai berikut:

a.         Formulir permohonan yang telah ditandatangani pemohon diatas materai Rp 6.000,- (enam ribu rupiah);

b.        Asli Izin Gangguan yang lama;

c.        

35

 
Pas photo 3 x 4 sebanyak 2 lembar (bagi usaha perorangan);

 

d.        Fotocopy Kartu Tanda Penduduk (KTP) bagi usaha perorangan atau akte pendirian bagi yang berbadan hukum;

e.         Menunjukkan semua dokumen persyaratan yang asli kepada petugas penerimaan berkas pada saat pengajuan permohonan penerbitan Izin Gangguan.

V.           Setiap permohonan Izin Gangguan wajib menyertakan Persetujuan Lingkungan yang dibuat secara tertulis dengan bentuk formulir yang telah disediakan di Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (PMPTSP) Kota Metro dan dibubuhi materai Rp 6.000,- (enam ribu rupiah) dengan ketentuan sebagai berikut :

a.         Gangguan kecil wajib mendapatkan persetujuan pemilik tanah yang berbatasan langsung dengan lokasi usaha yang diusulkan.

b.        Gangguan sedang wajib mendapatkan persetujuan sekurang-kurangnya 10 (sepuluh) orang pemilik tanah yang berada di sekitar lokasi usaha yang diusulkan.

c.         Gangguan tinggi wajib mendapatkan persetujuan sekurang-kurangnya 25 (dua puluh lima) orang pemilik tanah yang berada di sekitar lokasi usaha yang diusulkan.

 

3.

Sistem, mekanisme, dan prosedur

No.

Pelaku Mekanisme

Proses Perizinan

1.

Pemohon

 
 
 

 

 

 


-       Penyerahan Berkas Permohonan Kepada Petugas Penerimaan

-       Pemohon melengkapi berkas kembali jika berkas dinyatakan tidak lengkap

-       Pemohon menerima tanda terima berkas jika berkas dinyatakan lengkap

2.

Bidang Pelayanan Perizinan dan Non Perizinan (Front Office)

 
 
 

 

 

 


-       Petugas pelayanan memeriksa kelengkapan administrasi berkas permohonan perizinan dan menginput data perizinan.

-       Kasi Perizinan Tertentu membubuhkan paraf pada Kartu Kendali berkas yang dinyatakan lengkap untuk diteruskan ke Seksi Pengolahan

3.

Bidang Pelayanan Perizinan dan Non Perizinan (Back Office)

 
 
 

 

 

 


-       Kasi Perizinan Tertentu  memverifikasi berkas permohonan dan membubuhkan paraf pada Kartu Kendali Berkas

-       Mengkoordinasikan jadwa pemeriksaan lapangan kepada Tim Teknis

4.

Tim Teknis

 
 
 

 

 

 


-       Survey/pemeriksaan lapangan

-       Membuat Berita Acara Pemeriksaan

-       Membuat Rekomendasi layak atau tidaknya berkas permohonan untuk diproses lebih lanjut.

-       Membubuhkan paraf pada Kartu Kendali Berkas

5.

Bidang Pelayanan Perizinan dan Non Perizinan (Back Office)

 
 
 

 

 


-       Pemroses  membuat konsep SKRD

-       Kasi Perizinan Tertentu menandatangani Surat Ketetapan Retribusi Daerah

6.

Bendahara Penerimaan

 
 
 

 

 


Bendahara Penerimaan membuat  Surat  Setoran Retribusi Daerah/Surat Tanda Setoran  berdasarkan SKRD.

7.

Pemohon

Pembayaran retribusi pada Bank Lampung

 

8.

Bidang Pelayanan Perizinan dan Non Perizinan (Back Office)

 
 
 

 

 

 


-       Pemroses menginput data perizinan berdasarkan Berita Acara Pemeriksaan dan Rekomendasi Tim Teknis dan mencetak sertifikat izin

-       Kabid Pelayanan memeriksa sertifikat izin dan membubuhkan paraf pada Kartu Kendali Berkas dan Sertifikat Izin

9.

Kepala Dinas

 
 
 

 

 


Menandatangani Sertifikat Izin

10.

Bidang Pengelolaan Data, Evaluasi dan Informasi

 
 
 

 

 


-       Kabid membubuhkan paraf pada Kartu Kendali Berkas

-       Penomoran Izin oleh Seksi Registrasi dan Dokumentasi

-       Pengarsipan dokumen perizinan

-       Kasi membubuhkan paraf pada Kartu Kendali Berkas

11.

Bidang Pelayanan Perizinan dan Non Perizinan (Front Office)

 
 
 

 

 


-       Kasi membubuhkan paraf pada Kartu Kendali Berkas

-       Petugas Front Office menyerahkan  izin kepada pemohon

12.

Pemohon

 

Menerima sertifikat izin yang telah diterbitkan

 

4.

Jangka waktu penyelesaian

Maksimal  7 (tujuh) hari kerja.

5.

Biaya/tarif

a.            Cara menghitung besamya retribusi Izin Gangguan / HO ditetapkan sebagai berikut :

Luas Ruang Tempat Usaha x Indeks Gangguan x Indeks Lokasi x Tarif

b.           Besarnya tarif ditetapkan sebagai berikut :

1.        Sampai dengan 100 m2 dikenakan biaya Rp. 1.000,-  (seribu rupiah) / m2

2.        Selebihnya dikenakan biaya Rp. 800,- (delapan ratus rupiah) / m2

c.            Untuk surat Izin Gangguan yang rusak atau hilang diwajibkan untuk lapor dan dapat diberikan penggantinya (duplikasi) dengan dikenakan biaya 10 % (sepuluh persen) dan biaya retribusi.

 

6.

Produk pelayanan

Surat Izin Gangguan

7.

Sarana, prasarana, dan/atau fasilitas

v  Sarana dan Prasarana:

a.        Ruang tunggu yang representatif dan dilengkapi AC.

b.        Tempat  parkir

c.         Mobil dan sepeda motor dinas

d.        Almari dokumen

e.        Rak arsip

f.          Meja

g.        Kursi

h.        Pesawat telepon dan mesin faksimili

i.          Komputer dan printer

j.          Telepon/Faksimili

k.        Alat tulis Dinas

l.          Kotak saran/pengaduan

m.      Toilet umum

v  Fasilitas Pendukung:

a.        Jaringan internet/intranet

b.        Koran/bahan bacaan

c.         TV

d.        Tersedianya alat pemadam kebakaran portable

e.        CCTV

Ket: Sarpras dan Fasilitas digunakan bersama untuk beberapa jenis izin

8.

Kompetensi Pelaksana

a.       Memahami peraturan perundang-undangan yang berlaku

b.      Mampu mengoperasikan komputer

c.       Mampu bekerja dalam Tim

d.      Mengetahui tugas, fungsi dan mekanisme pelayanan.

9.

Pengawasan internal

a.       Dilakukan oleh atasan langsung

b.      Dilakukan oleh tim audit internal

10.

Penanganan pengaduan, saran, dan masukan

Ø  Sarana Pelayanan Pengaduan,Saran dan Masukan:

1.  Ruang Pengaduan

2.    E-mail : Alamat email ini dilindungi dari robot spam. Anda memerlukan Javascript yang aktif untuk melihatnya.

3.    Telepon : (0725) 49638,49313

4.    Fax : (0725)49313 

5.    Kotak saran/pengaduan.

6.    Formulir survey IKM.

7.    Sub domain perizinan (Website): pmptsp.metrokota.go.id

Ø  Penanganan Pengaduan melalui media tersebut diatas akan ditindaklanjuti oleh tim pengaduan dengan tahapan sebagai berikut:

a)   Cek administrasi;

b)  Cek lapangan;

c)   Koordinasi internal /eksternal;

d)  Koordinasi instansi terkait

Ø  Tindak lanjut pengaduan  3 (tiga) hari kerja sejak diterimanya pengaduan.

11.

Jumlah pelaksana

Jumlah personil yang menangani Surat Izin Gangguan  sebanyak 9 (sembilan) orang.

Keterangan:

·      setiap personil tersebut di atas, juga melaksanakan tugas pelayanan  untuk jenis izin yang lainnya.

12.

Jaminan pelayanan

a.       Adanya kepastian persyaratan, waktu proses, biaya, prosedur, dan didukung oleh SDM yang berkompeten di bidang tugasnya.

b.      Adanya jaminan bebas dari praktek KKN.

13.

Jaminan keamanan dan keselamatan pelayanan

Surat Izin Gangguan  dicetak  dengan menggunakan kertas khusus dan dibubuhi tanda tangan asli serta dicap basah.

 

14.

Evaluasi kinerja Pelaksana

1.    Evaluasi kinerja dilakukan melalui survey Indeks Kepuasan Masyarakat (IKM) dengan mekanisme, sebagai berikut:

a.    Setiap pemohon izin yang mengambil izin akan diberikan formulir IKM untuk diisi.

b.    Pengumpulan dan pengolahan data.

c.     Analisa data dan evaluasi.

d.    Tindak lanjut hasil evaluasi.

2.    Evaluasi berdasarkan pengawasan atasan langsung  terkait kinerja dan kedisiplinan.

15.

Masa Berlaku Izin

Masa berlaku Izin Gangguan selama usaha masih berjalan dan wajib menyampaikan Laporan Tahunan setiap tahun.

16.

Jam Pelayanan

·      Senin – Kamis : 07.30 – 15.45 WIB

·      Jumat                : 07.30 – 15.00 WIB