SP Izin Perusahaan Pengeboran Air Tanah (SIPPAT)

Standar Pelayanan Surat Izin Perusahaan Pengeboran Air Tanah (SIPPAT)

NO.

KOMPONEN

URAIAN

1.

Dasar Hukum

a.        Undang-undang Nomor 25 Tahun 2009 tentang Pelayanan Publik;

b.       Undang-undang Nomor 07 Tahun 2004 tentang Sumber Daya Air;

c.        Undang-undang Nomor 32 Tahun 2009 tentang Perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan Hidup;

d.       Peraturan Pemerintah Nomor 42 Tahun 2008 tentang Pengelolaan Sumber Daya Air;

e.        Peraturan Pemerintah Nomor 43 Tahun 2008 tentang Air Tanah;

f.         Peraturan Walikota Metro Nomor 17 Tahun 2013 tentang Izin Pengelolaan Air Tanah;

g.        Peraturan Walikota Nomor 06 Tahun 2017 tentang Pelimpahan Sebagian Kewenangan Walikota  di Bidang Perizinan Kepada Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu Kota Metro;

 

2.

Persyaratan Pelayanan

I.         Persyaratan pembuatan Izin Perusahaan Pengeboran Air Tanah sebagai berikut :

a.      Surat permohonan tertulis dengan  materai Rp 6.000,- yang disampaikan  sendiri oleh yang bersangkutan  secara langsung pada Kepala KPMPTSP Kota Metro;

b.     Salinan akte pendirian  perusahaan  yang telah disahkan oleh Kementerian Hukum dan HAM, untuk badan usaha;

c.      Fotokopi surat izin Ganguan (HO);

d.     Fotokopi domisili/ KTP;

e.      Surat pernyataan kepemilikan instalansi bor bermaterai atau Fotokopi Surat Tanda Instalansi Bor (STIB);

f.       Foto Instalansi bor berukuran 9 X 12 cm, masing – masing sebanyak 3 (tiga) lembar;

g.      Salinan sertifikat klasifikasi dan sertifikat  kualifikasi bada usaha yang dikeluarkan  oleh Asosiasi dan telah diregistrasi di LPJK;

II.       Persyaratan perpanjangan Izin Perusahaan Pengeboran Air Tanah sebagai berikut :

a.       Surat permohonan tertulis dengan materai Rp 6.000,- yang di sampaikan sendiri oleh yang bersangkutan secara langsung  pada Kepala KPMPTSP  Kota Metro;

b.      Salinan foto  copy SIPPAT yang terakhir;

c.       Salinan bukti pembayaran  pajak penghasilan terakhir;

d.      Sertifikat klasifikasi dan salinan sertifikat  kualifikasi badan usaha yang dikeluarkan oleh Asosiasi dan telah diregistrasi di LPJK;

3.

Sistem, mekanisme, dan prosedur

No.

Pelaku Mekanisme

Proses Perizinan

1.

Pemohon

 

 
 
 

 

 


-       Penyerahan Berkas Permohonan Kepada Petugas Penerimaan

-       Pemohon melengkapi berkas kembali jika berkas dinyatakan tidak lengkap

-       Pemohon menerima tanda terima berkas jika berkas dinyatakan lengkap

2.

Bidang Pelayanan Perizinan dan Non Perizinan (Front Office)

 

 
 
 

 

 


-       Petugas pelayanan memeriksa kelengkapan administrasi berkas permohonan perizinan dan menginput data perizinan.

-       Kasi Perizinan dan Non Perizinan Umum membubuhkan paraf pada Kartu Kendali berkas yang dinyatakan lengkap untuk diteruskan ke Back Office

3.

Bidang Pelayanan Perizinan dan Non Perizinan (Back Office)

Kabid mengkoordinasikan jadwal pemeriksaan lapangan kepada Tim Teknis

4.

Tim Teknis

 

 
 
 

 

 


-       Survey/pemeriksaan lapangan

-       Membuat Berita Acara Pemeriksaan

-       Membuat Rekomendasi layak atau tidaknya berkas permohonan untuk diproses lebih lanjut.

-       Membubuhkan paraf pada Kartu Kendali Berkas

5.

Bidang Pelayanan Perizinan dan Non Perizinan (Back Office)

 

 
 
 

 

 


-       Pemroses menginput data perizinan berdasarkan Berita Acara Pemeriksaan dan Rekomendasi Tim Teknis dan mencetak sertifikat izin

-       Kasi Perizinan dan Non Perizinan Umum dan Kabid memeriksa sertifikat izin dan membubuhkan paraf pada Kartu Kendali Berkas dan Sertifikat Izin

6.

Kepala Dinas

Menandatangani Sertifikat Izin

7.

Bidang Pengelolaan Data, Evaluasi dan Informasi

 

 
 
 

 


-       Kabid membubuhkan paraf pada Kartu Kendali Berkas

-       Penomoran Izin oleh Seksi Registrasi dan Dokumentasi

-       Pengarsipan dokumen perizinan

-       Kasi membubuhkan paraf pada Kartu Kendali Berkas

8.

Bidang Pelayanan Perizinan dan Non Perizinan (Front Office)

 

 
 
 

 


-       Kasi membubuhkan paraf pada Kartu Kendali Berkas

-       Petugas Front Office menyerahkan  izin kepada pemohon

9.

Pemohon

 

Menerima sertifikat izin yang telah diterbitkan

 

4.

Jangka waktu penyelesaian

Maksimal  7 (tujuh) hari kerja

5.

Biaya/tarif

Tidak dikenakan retribusi

6.

Produk pelayanan

Surat Izin Perusahaan Pengeboran Air Tanah (SIPPAT)

7.

Sarana, prasarana, dan/atau fasilitas

v  Sarana dan Prasarana:

a.        Ruang tunggu yang representatif dan dilengkapi AC.

b.        Tempat  parkir

c.         Mobil dan sepeda motor dinas

d.        Almari dokumen

e.        Rak arsip

f.          Meja

g.        Kursi

h.        Pesawat telepon dan mesin faksimili

i.          Komputer dan printer

j.          Telepon/Faksimili

k.        Alat tulis kantor

l.          Kotak saran

m.      Toilet umum

v  Fasilitas Pendukung:

a.        Jaringan internet/intranet

b.        Koran/bahan bacaan

c.         TV

d.        Tersedianya alat pemadam kebakaran portable

e.        CCTV

Ket: Sarpras dan Fasilitas digunakan bersama untuk beberapa jenis izin

8.

Kompetensi Pelaksana

a.       Memahami peraturan perundang-undangan yang berlaku

b.      Mampu mengoperasikan komputer

c.       Mampu bekerja dalam Tim

d.      Mengetahui tugas, fungsi dan mekanisme pelayanan.

 

9.

Pengawasan internal

a.         Dilakukan oleh atasan langsung

b.        Dilakukan oleh tim audit internal

 

10.

Penanganan pengaduan, saran, dan masukan

Ø  Sarana Pelayanan Pengaduan,Saran dan Masukan:

1.  Ruang Pengaduan

2.    E-mail : Alamat email ini dilindungi dari robot spam. Anda memerlukan Javascript yang aktif untuk melihatnya.

3.    Telepon : (0725) 49638,49313

4.    Fax : (0725)49313 

5.    Kotak saran/pengaduan.

6.    Formulir survey IKM.

7.    Sub domain perizinan (Website): kpmptsp.metrokota.go.id

Ø  Penanganan Pengaduan melalui media tersebut diatas akan ditindaklanjuti oleh tim pengaduan dengan tahapan sebagai berikut:

a)   Cek administrasi;

b)  Cek lapangan;

c)   Koordinasi internal /eksternal;

d)  Koordinasi instansi terkait

Ø  Tindaklanjut pengaduan  3 (tiga) hari kerja sejak diterimanya pengaduan.

 

11.

Jumlah pelaksana

Jumlah personil yang menangani Surat Izin Perusahaan Pengeboran Air Tanah (SIPPAT) sebanyak 8 (delapan) orang.

Keterangan:

·      setiap personil tersebut di atas, juga melaksanakan tugas pelayanan  untuk jenis izin yang lainnya.

12.

Jaminan pelayanan

a.       Adanya kepastian persyaratan, waktu proses, biaya, prosedur, dan didukung oleh SDM yang berkompeten di bidang tugasnya.

b.      Adanya jaminan bebas dari praktek KKN.

13.

Jaminan keamanan dan keselamatan pelayanan

Surat Izin Perusahaan Pengeboran Air Tanah (SIPPAT)  dicetak  dengan menggunakan kertas khusus dan dibubuhi tanda tangan asli serta dicap basah.

 

14.

Evaluasi kinerja Pelaksana

1.    Evaluasi kinerja dilakukan melalui survey Indeks Kepuasan Masyarakat (IKM) dengan mekanisme, sebagai berikut:

a.    Setiap pemohon izin yang mengambil izin akan diberikan formulir IKM untuk diisi.

b.    Pengumpulan dan pengolahan data.

c.     Analisa data dan evaluasi.

d.    Tindak lanjut hasil evaluasi.

2.    Evaluasi berdasarkan pengawasan atasan langsung  terkait kinerja dan kedisiplinan.

15.

Masa Berlaku Izin

Surat Izin Perusahaan Pengeboran Air Tanah (SIPPAT) berlaku selama 5 (lima) tahun dan dapat diperpanjang selama memenuhi persyaratan.

16.

Jam Pelayanan

·      Senin – Kamis : 07.30 – 15.45 WIB

·      Jumat                : 07.30 – 15.00 WIB